BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATARBELAKANG
a. Semua sel tubuh membutuhkan makanan yang cukup, makanan merupakan
kebutuhan pokok untuk hidup dan bebrp zat makanan penting sekali untuk
kesehatan. Bila makanan tdk mengandung zat gizi yang dibutuhkan sel tubuh untuk kelancaran
kerja fisologis akan terganggu.
b. Nutrisi mrpkn proses total yang terlibat dlm konsumsi dan penggunaan zat makanan yg meliputi cara
pemakaian gizi oleh proses-proses dlm tbh, spt pertumbuhan, penggantian jaringan, pemeliharaan kegiatan dalam tbh scr keseluruhan.
c. Nutrisi adl ilmu yg mempelajari zat makanan (nutrient)& zat2 lain yg ada
dlm mknan serta krjnya,interaksinya dan keseimbangannya dalam hubungannya dgn
kshtn & penykt melalui proses ingesti, absorpsi, transportasi, pemakaian dan ekskresi dr makanan (Essential of nutrition
therapy,1985.3)
B.
MANFAAT DAN TUJUAN
Penyusunan makalah ini
bertujuan untuk
1. Menambah ilmu tentang Dunia kesehatan dan yang terkait dengan hormon- hormonyang terkait dengan
kebutuhan nutrisi yang meliputi :karbonhidrat, protein
dan lemak.
2. mengumpulkan tugas yang di berikan pembimbing.
BAB II
HORMON
YANG TERKAIT DALAM KEBUTUHAN NUTRISI
A.
Hormon Insulin
1.
Pengertian
Insulin
adalah hormon yang mengatur pusat untuk metabolisme karbohidrat dan lemak dalam
tubuh. Insulin menyebabkan sel-sel di hati, otot, dan jaringan lemak untuk
mengambil glukosa dari darah, menyimpannya sebagai glikogen di hati dan otot.
Insulin
menghentikan penggunaan lemak sebagai sumber energi dengan menghambat pelepasan
glukagon. Dengan pengecualian dari diabetes mellitus dan sindrom gangguan
metabolisme Metabolik, insulin diberikan dalam tubuh dalam proporsi konstan
untuk menghilangkan kelebihan glukosa dari darah, yang sebaliknya akan menjadi
racun. Ketika kadar glukosa darah turun di bawah tingkat tertentu, tubuh mulai
menggunakan gula disimpan sebagai sumber energi melalui glikogenolisis, yang
memecah glikogen yang tersimpan di hati dan otot menjadi glukosa, yang kemudian
dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Seperti tingkat adalahekanisme
metabolisme pusat kontrol, statusnya juga digunakan sebagai sinyal kontrol
untuk sistem tubuh lainnya (seperti penyerapan asam amino oleh sel-sel tubuh). Selain
itu, memiliki beberapa efek anabolik lain di seluruh tubuh.
2.
Fungsi
Fungsi
insulin yang mengikat :
•
Aktivitas hormon
•
binding protein
• Proses
metabolisme glukosa
•
generasi metabolit prekursor dan energi
•
respons fase-akut
•
permukaan sel reseptor transduksi sinyal terkait
•
sel-sel sinyal
•
kematian sel
•
glukosa transportasi
•
negatif dari proses regulasi protein katabolik
•
positif regulasi dari proses biosintesis oksida nitrat
•
negatif regulasi vasodilatasi
•
positif regulasi vasodilatasi
•
alpha-beta sel T aktivasi
•
regulasi sekresi protein
•
positif regulasi sekresi sitokin
•
positif regulasi nitrat oksida sintase kegiatan
3.
Mekanisme kerja/ fisiologi
Mekanisme kerja insulin dimulai dengan
berikatnya insulin dengan reseptor glikoprotein
yang spesifik pada permukaan sel sasaran.
Reseptor ini terdiri dari 2 subunit yaitu:
a.
Subunit α yang besar dengan BM 130.000 yang
meluas ekstraseluler terlibat pada
b. pengikatan
molekul insulin.
c. b.
Subunit β yang lebih kecil dengan BM 90.000 yang dominan di dalam sitoplasma
d. mengandung
suatu kinase yang akan teraktivasi pada pengikatan insulin dengan
e. akibat
fosforilasi terhadap subunit β itu sendiri (autofosforilasi). Kelainan reseptor
f.
insulin dalam jumlah, afinitas ataupun
keduanya akan berpengaruh terhadap kerja
g. insulin.
Down Regulation adalah fenomena dimana jumlah ikatan reseptor insulin
h. jadi
berkurang sebagai respon terhadap kadar insulin dalam sirkulasi yang
i.
meninggi kronik, contohnya pada keadaan adanya
korsitol dalam jumlah
j.
berlebihan. Sebaiknya jika kadar insulin
rendah, maka ikatan reseptor akan
k. mengalami
peningkatan. Kondisi ini terlihat pada keadaan latihan fisik dan puasa
B. Hormon Glukagon
1.
Pengertian
Glukagon
adalah suatu hormon yang dikeluarkan oleh pankreas,
meningkatkan kadar glukosa darah.
Glukosa disimpan dalam hati dalam bentuk
glikogen, yang merupakan pati-seperti polimer rantai terdiri dari molekul
glukosa. Sel-sel hati (hepatosit) memiliki reseptor glukagon. Ketika glukagon
mengikat pada reseptor glukagon, sel-sel hati mengubah glikogen menjadi polimer
molekul glukosa individu, dan melepaskan mereka ke dalam aliran darah, dalam
proses yang dikenal sebagai glikogenolisis. Seperti toko-toko menjadi habis,
glukagon kemudian mendorong hati untuk mensintesis glukosa tambahan oleh
glukoneogenesis. Glukagon mematikan glikolisis di hati, menyebabkan intermediet
glikolisis akan shuttled untuk glukoneogenesis.
2. Fungsi
Fungsi molekul reseptor yang mengikat :
• Aktivitas hormon
• glukagon reseptor yang mengikat
Komponen seluler
• ekstraseluler wilayah
• ekstraseluler wilayah
• ruang ekstraseluler
• fraksi larut
• sitoplasma
• membran plasma
• membran plasma
Proses biologis
• proses metabolisme cadangan energi
• sinyal transduksi
• G-protein reseptor ditambah protein signaling jalur
• G-protein signaling, ditambah dengan utusan cAMP kedua
nukleotida
• perilaku makan
• proliferasi sel
• negatif pengaturan nafsu makan
• regulasi sekresi insulin
• seluler respon terhadap stimulus glukagon
3. Mekanisme
kerja/ fisiologi
berperan menaikkan kadar gula
yang rendah, dan cara kerja hormon ini merupakan kebalikan hormon insulin.
Hormon yang dikeluarkan oleh pankreas yang berguna untuk
meningkatkan kadar glukosa darah.
Glukagon memiliki efek yang berkebalikan dengan insulin. Insulin
dikenal sebagai hormon yang menurunkan kadar glukosa darah.
Pankreas melepaskan glukagon bila kadar gula darah (glukosa)
terlalu rendah. Glukagon menyebabkan hati mengubah cadangan glikogen menjadi
glukosa yang kemudian dilepaskan ke aliran darah.
Glukagon dan insulin merupakan bagian dari sistem umpan balik yang
membuat kadar glukosa darah berada pada tingkatan yang stabil.
C.
Hormon pertumbuhan (Growth Hormone)
1.
Pengertian
Hormon
pertumbuhan (GH) adalah hormon peptida yang merangsang pertumbuhan, reproduksi
sel dan regenerasi pada manusia dan hewan lainnya.
Hormon
pertumbuhan adalah asam 191-amino rantai polipeptida tunggal yang disintesis,
disimpan, dan disekresi oleh sel-sel somatotroph dalam sayap lateral kelenjar
hipofisis anterior. Somatotropin (STH) mengacu pada hormon pertumbuhan 1
diproduksi secara alami dalam hewan, sedangkan somatropin merujuk pada hormon
pertumbuhan yang diproduksi oleh teknologi DNA rekombinan.
2.
Fungsi
Hormon
pertumbuhan digunakan sebagai obat resep dalam pengobatan untuk mengobati
gangguan pertumbuhan anak dan defisiensi hormon pertumbuhan dewasa.
3.
Mekanisme kerja/fisiologi
Hormon pertumbuhan manusia
(HGH) adalah hormon yang bertanggung jawab atas pertumbuhan manusia sejak dari
kecil sampai dia tumbuh besar. Setelah manusia sudah bertumbuh besar, bukan
berarti hormon ini tidak berguna, akan tetapi hormon ini bertugas untuk menjaga
agar organ tubuh tetap pada kondisi yang prima. Kelenjar yang bertanggung jawab
untuk memproduksi HGH adalah kelenjar pituitary.
HGH yang dihasilkan oleh kelenjar pituitary
pertama-tama mengalir melalui pembuluh darah menuju ke organ hati.Di dalam
hati, HGH dirubah menjadi IGF 1 (insulinlike Growth Factor 1).Lalu melalui
peredaran darah pula, IGF 1 dialirkan keseluruh organ-organ yang ada di tubuh
manusia.IGF 1 inilah yang bertanggung jawab untuk memelihara seluruh
organ-organ di dalam tubuh manusia.Oleh karena terpeliharanya organ-organ di
dalam tubuh manusia, maka system imunisasi di dalam tubuh manusia juga ikut
terpelihara. Tidak heran mengapa seseorang pada usia muda yang dimana produksi
HGH-nya masih banyak, mereka lebih tahan terhadap serangan penyakit dan hampir
tidak dijumpai adanya penyakit-penyakit yang biasa ditemukan pada orang yang
sudah berumur cukup tua.
D.
Hormon Tiroksin (Thyroxine)
1. Pengertian
Tiroksin adalah hormon
utama yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid. Ini mendorong sintesis protein
(blending) dan pertumbuhan, dan juga membantu mengatur metabolisme tubuh.
Tiroksin
diproduksi oleh kelenjar tiroid dengan cara yang sangat kompleks. Ketika
tingkat tiroksin dalam darah adalah rendah, hipotalamus otak (bagian dari otak
yang mengatur fungsi tubuh) menghasilkan hormon thyrotropin-releasing. Hal ini
merangsang kelenjar pituitary untuk menghasilkan Thyrotropin. Thyrotropin
adalah hormon thyroid-stimulating hormone (TSH) yang menggairahkan kelenjar
tiroid. Ketika tingkat tiroksin dalam darah adalah tinggi, hipotalamus
melepaskan hormon yang menghambat produksi TSH.
2.
Fungsi
Fungsi hormone tiroksin yaitu
mengatur pertukaran zat (metabolisme) di dalam tubuh serta mempengaruhi
pertumbuhan dan perkembangan tubuh secara mental.
3.
Mekanisme kerja/ fisiologi
a. Reseptor : alat
untuk menerima rangsang
b. Efektor : alat
untuk menanggapi rangsang berupa otot dan kelenjar
c. Sel Saraf
Sensoris : serabut saraf yang membawa rangsang ke otak
d. Sel saraf Motorik
: serabut saraf yang membawa rangsang dari otak
e. Sel Saraf
Konektor : sel saraf motorik atau sel saraf satu dengan sel saraf lain.
E. hormon Kortasol
(Cortisol)
1.
Pengertian
Kartisol
(Hidrokartison) adalah hormon steroid, lebih khusus glukokortikoid yang di
produksi oleh kelenjar adrenal. Hal ini dirilis dalam respon terhadap stres dan
tingkat rendah glukokortikoid darah
2.
Fungsi
Fungsi utama dalam
tubuh :
*
Meningkatkan gula darah melalui glukoneogenesis
*
Menekan sistem kekebalan tubuh
*
Membantu dalam metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat
F.
Hormon SS Somatostatin
1.
Pengetian
Somatostatin
(SS) adalah peptida yang dihasilkan oleh beberapa jaringan tubuh, termasuk
hipotalamus. Somatostatin menghambat pelepasan hormon pertumbuhan dalam
menanggapi peningkatan GHRH dan faktor-faktor stimulasi lain seperti
konsentrasi glukosa darah rendah.
2.
Fungsi
G.
Hormon Epinefrin/ Norepinefrin
1.
Pengertian
Norepinefrin
(INN) (disingkat norepi atau NE) adalah nama AS untuk noradrenalin (BAN)
(disingkat NA atau NAD), sebuah katekolamin dengan peran ganda termasuk sebagai
hormon dan neurotransmitter. Daerah tubuh yang menghasilkan, atau yang
dipengaruhi oleh norepinefrin digambarkan sebagai noradrenergik. Noradrenalin
istilah (dari bahasa Latin) dan norepinefrin (berasal dari bahasa Yunani) yang
dipertukarkan, dengan noradrenalin menjadi nama umum di sebagian besar dunia.
2.
Fungsi
a. sebagai neurotransmitter dilepaskan dari
neuron simpatis yang mempengaruhi jantung. Peningkatan norepinefrin dari saraf
simpatik meningkatkan laju kontraksi
b. Sebagai hormon stres, norepinefrin
mempengaruhi bagian otak, seperti amigdala, di mana perhatian dan tanggapan
dikendalikan
c. Ketika norepinefrin bertindak sebagai obat,
sehingga meningkatkan tekanan darah dengan meningkatkan tonus vaskular
(ketegangan otot) melalui α-adrenergik reseptor aktivasi, hal ini menyebabkan
refleks kompensasi yang mengakibatkan penurunan denyut jantung
3.
Mekanisme kerja/ fisiologi
· Mengurangi kecepatan absorbsi dari anestesi lokal sehingga
reaksi toksis yang serius oleh karena kadar maximum obat anestesi lokal di
dalam darah yang sangat tinggi dapat dicegah.
· Menyebabkan penyerapan obat anestesi lokal terjadi secara
perlahan,hal ini dapat memperpanjang masa kerja anestesi lokal dan juga dapat
meningkatkan frekuensi keberhasilan blokade saraf.
· Menghentikan perdarahan kapiler akibat
pembedahan
BAB III
MAKRONUTIREN DAN MAKRONUTRISI
- Komponen terbesar dari susunan diet
- Fungsi : untuk pertumbuhan, pemeliharaan dan kegiatan tubuh
- Makro organik: Karbohidrat, lemak, protein: merupakan 90% berat kering
dr makanan dan 100% energinya dan Air
- Makronutrisi dicerna di dalam usus dan dipecah menjadi bentuk dasar,
yaitu:
a)
Gula dari
karbohidrat
b)
Asam lemak dan
gliserol dari lemak
c)
Asam amino dari
protein
- Asam lemak esensial terdiri dari: Asam linoleat, asam linolenat, asam
arakinodat, asam eikosapenatoat, asam dikosaheksanoat
- Makromineral: Kalsium, fosfat, natrium, klorida, kalium, magnesium
(Dibutuhkan dalam jmlh yg besar 1-2 gr/hr)
- Air: termasuk dalam makronutrisi:dibutuhkan
1ml/kalori/hari
untuk setiap energi yg digunakan (2 liter/ hr)
A.
MIKRONUTRIEN/MIKRONUTRISI
- Diperlukan dalam jumlah kecil (miligram-mikrogram)
- Yang termasuk adalah vitamin dan mineral tertentu: yg menyebabkan
perubahan kimia dlm penggunaan makronutrisi
- Vitamin terdiri dr 2 golongan, yaitu:
a)
Vitamin yg larut dlm lemak (Vit A,D,E dan K)
b)
Vitamin yg larut dlm air (Vit.C & 8 mcm
Vit.B kompleks)
- Mineral esensial: besi, seng, mangan, molibdenum, tembaga, selenium,
yodida dan flourida
- Kecuali flourida, semua jenis mineral tsb berfungsi: mengaktivasi
enzim yg dibutuhkan untuk metabolism
B.
KARBOHIDRAT
Karbohidrat adalah kelompok nutrien yang penting dalam susunan makanan dan Mrpkn zat utama penunjang tbh dlm penyediaan energi yg berbentuk glukosa.
v
Dalam
sel glukosa di rubah ---- energi dgn proses oksidasi yg menghaslkan ATP, kalori & zat buangan (air &
CO2).
v
Penyimpanan
glukosa dlm bentuk glikogen --- di hati dan otot
v
Glikogen
sewaktu2 di rubah menjadi glukosa kembali bila tubuh memerlukan.
v
Glikogen
akan mensuplai keb.energi bila glukosasdh tidak memungkinkan lagi & dapat
berjalan selama 12 jam.
v
Bila
glikogen & glukosa habis --- tubuh akan memecah protein & lemak sebagai
bahan energi
v
Jumlah
karbohidrat yang dibutuhkan tbh : 60% energ keseluruhan.
v
Keb
karbohidrat u/ org dws dgn aktivits sedang 5,5 gr/KgBB/hari.(1 gr karb.membrkn
energi 4 kalori)
v
Proses
masuknya glukosa ke intra sel sangat dibantu dgn prn insulin
v
Makanan
yang mengandung tinggi karbohidrat : padi,roti,susu,buah,sayur, umbi-umbian.
Jenis-jenis
Karbohidrat
secara umum dapat
mengelompokkannya menjadi tiga berdasarkan ukuran molekulnya yaitu :
1.
Monosakarida. Merupakan golongan senyawa gula
umumnya terdapat dalam panganan. Gula jenis ini mengandung enam atom karbon dan
mempunyai rumus umum C₆H₁₂O₆. Ada tiga
senyawa monosakarida yang paling penting yaitu :
a. Glukosa (Dekstrosa). Glukosa terdapat dlm
jmlh yang bervariasi dlam sayuran dan buah.
b. Fruktosa (Laevulosa). Senyawa ini secara
kimia mirip dengan glukosa tetapi susunan atom dan molekulnya sedikit berbeda.
Fruktosa dijumpai pd buah-buahan dan madu.
c. Galaktosa. Senyawa ini secara kimia mirip
dengan glukosa. Tidak seperti glukosa
dan fruktosa, galaktosa tidak ditemui dalam panganan dalam bentuk aslinya.
Senyawa ini dihasilkan apabila senyawa disakarida laktosa dipecah dalam
pencernaan.
2.
Disakarida.Karbohidrat jenis ini mempunyai
rumus C₁₂H₂₂O₁₁. Senyawa tersebut terbentuk jika dua molekul monosakarida
bergabung dengan melepaskan satu molekul air. Golongan disakarida meliputi :
- Sukrosa. Senyawa ini dikenal sebagai gula dan
dihasilkan dari tanaman melalui proses kondensasi antara glukosa dan
fruktosa. Sukrosa dapat dijumpai dalam berbagai jenis sayuran dan buah,
diantaranya tebu.
- Laktosa. Gula ini terbentuk dari proses kondensasi
glukosa dan galaktosa. Senyawa ini hanya dijumpai dalam susu dan
merupakan satu-satunya karbohidrat yang terkandung didalamnya.
- Maltosa. Molekul maltosa terbentuk dari hasil
kondensasi dua molekul glukosa.
Fungsi
Karbohidrat
- Fungsi karbohidrat dlm susunan makanan:
–
Sbg sumber energi
–
Sbg penghasil lemak
–
Sbg pasangan protein
- Sumber karbohidrat
–
Serealia dan makanan yg terbuat dr sereal,
mis: gandum, beras dan jagung
–
Gula murni (sukrosa):
–
Sayuran, mis: kacang2an, kentang dll
–
Buah-buahan: buah mengandung 5% - 10% gula
–
Susu : memiliki kandungan gula laktosa.
C.
PROTEIN
Merupakan kelompok
nutrien yang sangat penting bagi makhluk hidup, senyawa ini dijumpai dlm
sitoplasma, smua sel hidup baik hewan maupun tumbuhan. Protein adalah
substansi organik dengan kandungan unsur karbon, hidrogen dan oksigen yang
mirip dgn karbohidrat dan lemak, disamping itu protein jg mengandung nitrogen
dan beberapa diantaranya mengandung belerang dan posfor.
Sifat protein
- protein memiliki banyak struktur dan substansinya ditentukan oleh
struktur tersebut
- protein serat memiliki sifat tdk mudah larut dan tdk mudah terpengaruh
oleh asam, basa
dan suhu yang tidak terlalu tinggi
- protein dpt mengalami suatu proses yang dikenal dengan istilah
denaturisasi
- protein dapat mengalami koagulasi yang berlangsung melalui berbagai cara,
yakni
pemanasan, pemberian asam, pemberian enzim dan penambahan garam.
Fungsi protein
1.
Pertumbuhan dan pemeliharaan. Protein penting
untuk pembentukan enzim, antibody dan beberapa hormon
2.
Sumber energi
kelebihan protein dpt digunakan sbg sumber energi, setiap 1 gr protein
menyediakan 17 kj
(4
kkal).
D.
LEMAK
Merupakan sumber energi yang paling produktif ---1 gr lemak menghasilkan 9 kalori dan Merupakan
kelengkpn makanan yang penting --- sebagai wahana berbagai vitamin yang larut dalam lemak & pemegang andil penting yang membuat
makanan terasa enak.
Lemak terkontribusi dlm kulit terutama pd
kelenjr adiposa & folikel rambut, Kandungn lamak
Dalam sub cutis sangat
membantu tubuh mengatur temperatur.Bl tdk dgunakan untuk energy
lemak etrus disimpan dlm
tubuh sehingga dapat meningkatkan BB.
Kebutuhan lemak untuk
orang dewasa dengan aktivitas sedang 1,5 kg/Kg BB/hari .
Jenis lemak
daging, susu, telur, ikan, minyak, alpukat, pisang.
Fungsi lemak dalam susunan makanan